
Read also in English
Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pada Sabtu (6/5) lalu dengan tema “Dari Kita Untuk Bumi” bertempat di Taman Ilmu, Desa Sukawening, Jatinangor. Diikuti oleh kurang lebih 30 anggota PSM Unpad, kegiatan ini merupakan kegiatan bakti sosial pertama yang dilakukan diluar kepanitiaan konser dan diupayakan oleh Divisi Project Development PSM Unpad.
Sambutan dari Ketua PSM Unpad Vanda Sekar Yanti dan Arnita Mustika selaku Ketua Pelaksana Bakti Sosial mengawali kegiatan sore itu. Kegiatan berlanjut ke sesi berikutnya, yaitu lomba mewarnai bagi anak usia dibawah sekolah dasar dan menghias tempat sampah bagi anak usia sekolah dasar. Tempat sampah tersebut nantinya dipasang di jalan desa dan mengedukasi masyarakat untuk antusias dalam menjaga lingkungan untuk tetap bersih.
Penampilan dari PSM Unpad mengakhiri kegiatan sore itu. Beberapa lagu daerah seperti Medley Bungong Jeumpa dan Ayo Mama Buka Pintu serta lagu perjuangan Halo-Halo Bandung dipersembahkan agar anak-anak lebih mengenal lagu-lagu nusantara dan lagu nasional. Sebanyak 103 peserta anak-anak dari jenjang PAUD sampai SD terlihat antusias dengan kegiatan tersebut. Mereka mengikuti kegiatan tersebut sampai berakhir. Beberapa dari mereka bahkan ikut menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung.
Selain merupakan program kerja baru dalam kepengurusan PSM Unpad, kegiatan ini juga menjadi rangkaian awal ulang tahun PSM Unpad ke-39. Ahmad Aldi Purnama selaku manager Project Development memaparkan, kegiatan Bakti Sosial diadakan sebagai wujud rasa syukur dari 39 tahun keberadaan PSM Unpad, serta sebagai pembelajaran diri agar lebih peka terhadap kondisi sekitar.
“Melalui Bakti Sosial, secara pribadi kami belajar untuk lebih peka terhadap lingkungan tempat kami menuntut ilmu. Secara keorganisasian, acara ini diadakan sebagai perayaan hari jadi PSM Unpad. Kami ingin membagi kebahagiaan tersebut melalui kegiatan ini” paparnya.
Ibu Anni, pembimbing Taman Ilmu berujar, penampilan Paduan Suara dalam kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk berkembang dan menyeimbangkan kegiatan akademik dan non akademik.
“Anak-anak diharapkan mampu mengisi kegiatan mereka di luar sekolah dengan kegiatan yang lebih bermanfaat. Mereka tidak hanya sekedar main di rumah teman saja, namun ada hal yang dapat mereka hasilkan.” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pemilihan tema “Dari Kita Untuk Bumi” cocok untuk mengedukasi anak-anak agar lebih antusias dalam menjaga lingkungannya sejak dini. Mengingat saat ini tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya cenderung rendah.
“Semoga anak-anak nantinya dapat menjadi agen-agen perubahan dalam hal kepedulian lingkungan. Sejak kecil, mereka harus dididik untuk lebih sayang pada Bumi. Semua itu dapat dimulai dari hal kecil misal membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Nantinya, kalau bukan mereka yang mengingatkan, siapa lagi,” tambahnya.
Taman Ilmu merupakan wadah pendidikan gratis anak-anak kurang mampu di sekitar Jatinangor yang berdiri sejak tahun 2008. Bertempat di Desa Sukawening Kecamatan Jatinangor, tempat belajar ini telah memiliki lebih dari seratus anak-anak didikan dari jenjang pendidikan PAUD sampai dengan sekolah dasar.
(Tito Satrya Kamil)