A Wondrous Euphony: Memukau Penonton dengan Harmoni yang Indah

Read also in English
Baca oge dina Basa Sunda

PSM Unpad kembali menunjukkan kualitas bernyanyi para anggotanya dengan terselenggaranya Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony, Kamis (18/10). Konser Resital Vokal ini merupakan resital kedua di tahun 2018. Konser yang diselenggarakan di RSG Gedung 2, Universitas Padjadjaran, Jalan Dipatiukur Bandung ini dibuka oleh Syifa Ramadhani Rizqullah yang melantunkan lagu Verlust, mahakarya Fanny Hensel. Tak hanya menampilkan suara dan lantunan piano yang indah dalam bentuk penampilan solo dan ansambel, Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony juga menyuguhkan atraksi drama yang membuat penampilan penyanyi semakin menarik.



Salsha Meidi selaku penyanyi sekaligus ketua pelaksana Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony mengatakan bahwa A Wondrous Euophony memiliki arti tersendiri bagi dirinya.
Wondrous itu artinya sesuatu yang surprisingly good, kalau Euphony memiliki arti bunyi-bunyian merdu. Kami bermaksud untuk memberi kesan yang baik kepada para penonton PSM Unpad. Selain itu, rasa syukur dan berterimakasih kepada penonton karena telah mendukung PSM Unpad hingga sekarang” Jelas perempuan yang biasa dipanggil Salsha ini.

Pesan yang ingin disampaikan panitia ini nyatanya terbukti tersampaikan dengan tiket yang terjual habis dan antusiasme penonton. Salah satu penonton mengatakan bahwa dirinya sangat terpukau dengan penampilan para penyanyi PSM Unpad di Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony.

“Saya sangat terpukau. Suaranya sangat unbelievable dan merdu sekali. Saya jadi langsung tertarik mendengarkan dan mulai mengapresiasi musik klasik setelah menonton PSM Unpad.” Ujar Audrey salah satu penonton Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony.



Penyanyi ansambel sekaligus Manajer Program Development, Eleazar Handoyo pun mengatakan bahwa dirinya cukup puas dengan kepanitiaan yang dipegang oleh anggota divisi PD ini.
“Ini merupakan program resital vokal kedua yang dipegang oleh PD, ternyata menurutku cukup baik dari segi konsep acara dan koordinasi pantia dan penyanyi. Pesan sedikit untuk adik-adik saya, terus belajar yah, jangan berhenti disini saja. Semangat!” ujar Eleazar




Di Konser Resital Vokal A Wondrous Euphony tak hanya menampilkan penyanyi solo vokal, namun juga menampilkan penampilan ansambel dari anggota 7th Bali International Choir Festival. Konser Resital Vokal ini tak hanya menjadi ajang unjuk gigi para anggota baru PSM Unpad, namun juga sebagai wujud syukur dari tim 7th Bali International Choir Festival atas prestasi yang didapat Juli kemarin.

Salah satu penyanyi ansambel, Hilmy, mengatakan bahwa dirinya menjalani Resital Vokal ini dengan tahap yang berbeda. Namun demikian, dengan dorongan dan bantuan para senior, dirinya mengaku bisa menjalani Resital Vokal ini dengan baik.

 “Jujur saya kaget karena harus tampil ansambel sebelum solo. Saya pun adalah anak baru satu-satunya yang berada di grup ansambel Hexatonic. Meski begitu, akang dan teteh yang berada di grup Hexatonic membantu saya dan memicu saya untuk berlatih lebih.” Imbuhnya

Konser Resital Vokal ditutup dengan penampilan seluruh penyanyi solo dan ansambel yang melantunkan Eres Tu, karya Juan Carlos Calderon. Konser Resital Vokal ini pun tak hanya melibatkan anggota PSM Unpad saja, namun juga melibatkan beberapa pianis yang berasal dari luar PSM Unpad.



Nicholas Rio ialah salah satu pianis yang bekerja sama dengan PSM Unpad di Konser Resital Vokal ini. Rio mengatakan bahwa dirinya sangat senang bekerja sama dengan paduan suara sekelas PSM Unpad dan harus mempersiapkan dengan matang materi lagu yang akan ia mainkan.

“Saya harus mempersiapkan diri dengan baik sebelum latihan dengan penyanyi. Materi lagu yang dikonserkan pun cukup menantang baik bagi penyanyi maupun bagi saya sebagai pengiring. Selain itu, ketika bertemu dengan penyanyi yang belum berpengalaman, saya sebagai pengiring harus bisa memberikan confidence buat mereka.” tutur Rio.

Rio pun menambahkan bahwa dirinya bukan pertama kali bekerja sama dengan PSM Unpad, sebelumnya Rio menjadi pianis di Konser Resital Vokal awal tahun A Faithful Journey. Dirinya mengaku nyaman bekerja sama dengan PSM Unpad.



“Anak-anaknya sopan banget. Konser bersama PSM Unpad selalu terjadwal dengan baik, sehingga memudahkan pengaturan jadwal juga. Menurut saya, PSM Unpad juga memiliki warna suara yang unik. Terus bermusik dan torehkan prestasi ya PSM Unpad!” tambah pianis berbakat ini.
(Ningrum Wahyudi)

EVENTS


TESTIMONIALS

umar-hadi.jpeg
Umar Hadi Duta Besar RI untuk Korea Selatan - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat menarik. Energi dari penampilan tadi sangat terasa. Dari segi harmonisasi suara yang ditampilkan anggotanya sangat terdengar. Satu hal yang membuat saya semakin salut adalah stamina dari anggota PSM Unpad yang tetap terjaga walaupun mereka menyanyikan banyak lagu. Rupanya hal tersebut telah terasah dari latihan sebelumnya."
aher.jpeg
Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat - "Penampilan PSM Unpad bagus. Mereka dapat menjiwai tiap lagu yang ditampilkan. tetap kompak dan semangat menjalani latihan untuk terus menjadi teladan bagi paduan suara mahasiswa di Indonesia."
rudiantara.jpeg
Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika RI - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat berkesan bagi saya. Mereka menampilkan nyanyian disertai dengan gerakan dengan sangat rapih. Tetap semangat untuk berproses bagi PSM Unpad."
imamha.jpeg
Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga - "Penampilan PSM Unpad memang luar biasa. Saya pernah melihat video ketika PSM Unpad berada ke luar negeri, bagi saya sendiri hal itu sangat luar biasa dan jelas membanggakan Indonesia. PSM Unpad memang pantas menjadi juara dalam beberapa kompetisi karena semangatnya, perjuangannya, soliditasnya, dan pengorbanannya. Saya senang sekali dengan penampilan tadi."

choralescence-1.jpg

TWITTER FEEDS

Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, 40132
Phone: +6285324005478 | E-mail: unpadchoir@yahoo.com