Hentakan Penuh Jiwa PSM Unpad pada Bali International Choir Festival ke-7

Tepat di usianya yang ke-40 tahun, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) kembali mengukir prestasi dengan meraih gelar Grand Champion dalam kompetisi 7th Bali International Choir Festival (BICF) yang bertempat di La Prime Plaza Hotel Denpasar, Bali pada 27 Juli 2018. Sebelum dapat masuk ke babak Grand Prix 7th Bali International Choir Festival, PSM Unpad memenangkan Category Champion of Mixed Choir

Sebagai Juara Umum 7th BICF 2018, PSM Unpad berhasil mengalahkan 146 grup dari berbagai kategori yang berasal dari 16 negara seperti Latvia, Kanada, Lithuania, Filipina, Korea Selatan, Cina, Indonesia, dan beberapa negara dari berbagai belahan dunia lainnya. Selain itu, PSM Unpad berhasil mendapatkan Special Jury Award of Excellent Programs. Arvin Zeinullah selaku konduktor PSM Unpad pun mendapatkan Special Jury Award sebagai Excellent Conductor.



Pada kesempatan kali ini, PSM Unpad membawakan tiga buah lagu dengan karakter dan tema program musikal yang berbeda untuk menunjukkan kemampuan PSM Unpad seutuhnya. Ah, Dolente Partita karya Claudio Monteverdi merupakan lagu pertama yang dibawakan dengan pembawaan yang penuh jiwa dan perasaan. Readymade Alice karya Perttu Haapanen dibawakan dengan ritmis. Penampilan PSM Unpad dalam kompetisi kali ini ditutup dengan lagu Hentakan Jiwa karya komposer muda anak bangsa, Ken Steven, yang atraktif dan meriah.



Arvin Zeinullah selaku konduktor utama dari PSM Unpad mengungkapkan perasaannya mengenai kegiatan yang dijalani oleh PSM Unpad kali ini, “PSM Unpad berkesempatan untuk mengikuti sebuah kompetisi di Indonesia dimana paduan suara itu kurang populer dan diapresiasi. Namun, kali ini saya merasa sangat dihargai dan sambutan dari para penonton begitu hangat,“ ujar Pelatih utama PSM Unpad ini.

Berkaitan dengan prestasi yang didapatkan oleh PSM Unpad, Arvin mengatakan bahwa dirinya sangat senang akan apresiasi dari penonton yang sama dengan apresiasi dari juri. ”Saya merasa bersyukur karena kami dapat dihargai dan disenangi oleh begitu banyak penonton. Kami merasa sangat bersyukur karena kami sudah disambut dengan baik, diapresiasi, dan dihargai dari penampilan yang tulus dari kami. Itu merupakan tujuan dari seorang penampil, seorang seniman,“ tambah Arvin.

Salah satu peserta kompetisi BICF 2018, Indra dari PSM GBS Universitas Jendral Soedirman menyampaikan kepuasannya menyaksikan penampilan PSM Unpad, "Tadi penampilan PSM Unpad bagus banget. Blending dan balancingnya kerasa banget, ditambah notasi tingginya yang halus dan lagunya yang menarik. Good job PSM Unpad!".



Menurut Maria Guinand, salah satu juri Mixed Choir Championship BICF 2018, penampilan PSM Unpad dalam kategori tersebut sangat baik. "Interpretasi yang dinyanyikan sangatlah baik, intonasi yang dimiliki juga sangat baik, serta penampilan yang ditampilkan penuh antusiasme dan cinta," komentar juri yang berasal dari Venezuela ini.

Perjalanan PSM Unpad dalam menempuh prestasi ini tentu tidak mudah. Menurut Andhika, salah satu penyanyi senior dalam tim ini, salah satu tantangan yang dihadapi adalah banyaknya anggota yang baru mengikuti kompetisi ini pertama kalinya. ”Dengan adanya proses yang cukup panjang, akhirnya tim ini dapat melalui proses pendewasaan diri tersebut. Dan ya pada akhirnya, Alhamdulillah, kami dapat menjadi Grand Champion dalam kompetisi ini.” jelasnya.



Selama kurang lebih empat bulan, PSM Unpad menyiapkan berbagai persiapan menuju kompetisi BICF 2018 ini, mulai dari menyiapkan penampilan dengan latihan rutin, fundraising, hingga menyiapkan seluruh kebutuhan  yang dibutuhkan selama kompetisi. Eleazar Handoyo, selaku Ketua program tim PSM Unpad menuju BICF 2018 mengungkapkan perasaannya mengenai kondisi tim, “Saya sangat bangga dengan akang, teteh, dan teman-teman tim kompetisi kali ini. Kerja sama dan kerja keras yang telah kami lakukan selama ini pada akhirnya berbuah baik. Saya sangat berterima kasih kepada seluruh anggota tim yang mau berusaha dan berjuang untuk meraih mimpi kita bersama.“



Selaku konduktor utama, Arvin juga mengungkapkan harapannya untuk generasi penerus PSM Unpad selanjutnya. ”Semoga PSM Unpad dapat kembali menampilkan penampilan yang menghibur dan dapat terus diapresiasi oleh para penikmatnya. Semoga tim ini juga dapat terus menularkan nilai-nilai baik dari kegiatan ini, seperti fokus, disiplin, kerja sama, dan kecintaan terhadap musik kepada anggota lainnya, terutama para generasi baru PSM Unpad agar PSM Unpad dapat terus dicintai oleh masyarakat Indonesia,“ tambah Arvin.

(Maharani Praphesti & Ningrum Wahyudi)

 

EVENTS


TESTIMONIALS

umar-hadi.jpeg
Umar Hadi Duta Besar RI untuk Korea Selatan - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat menarik. Energi dari penampilan tadi sangat terasa. Dari segi harmonisasi suara yang ditampilkan anggotanya sangat terdengar. Satu hal yang membuat saya semakin salut adalah stamina dari anggota PSM Unpad yang tetap terjaga walaupun mereka menyanyikan banyak lagu. Rupanya hal tersebut telah terasah dari latihan sebelumnya."
aher.jpeg
Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat - "Penampilan PSM Unpad bagus. Mereka dapat menjiwai tiap lagu yang ditampilkan. tetap kompak dan semangat menjalani latihan untuk terus menjadi teladan bagi paduan suara mahasiswa di Indonesia."
rudiantara.jpeg
Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika RI - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat berkesan bagi saya. Mereka menampilkan nyanyian disertai dengan gerakan dengan sangat rapih. Tetap semangat untuk berproses bagi PSM Unpad."
imamha.jpeg
Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga - "Penampilan PSM Unpad memang luar biasa. Saya pernah melihat video ketika PSM Unpad berada ke luar negeri, bagi saya sendiri hal itu sangat luar biasa dan jelas membanggakan Indonesia. PSM Unpad memang pantas menjadi juara dalam beberapa kompetisi karena semangatnya, perjuangannya, soliditasnya, dan pengorbanannya. Saya senang sekali dengan penampilan tadi."



TWITTER FEEDS

Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, 40132
Phone: +6285324005478 | E-mail: unpadchoir@yahoo.com