CHORALBORATION: PERSATUAN SENI DAN HARMONI

Read also in English
Baca oge dina Basa Sunda

Pada tanggal 20 Mei lalu, sebuah konser kolaborasi bertajuk Choralboration Concert dalam rangka memperingati ulang tahun ke-25 komposer Indonesia berbakat, Ken Steven, telah sukses diselenggarakan di Dago Tea House Bandung. Bersama dengan Aperto Singers, PSM Unpad dipercaya untuk membawakan lagu-lagu gubahan Ken Steven dengan apik. Selain kolaborasi dalam bidang tarik suara, terdapat beberapa persembahan lain seperti tarian yang menggugah hati dari Asep Chilok Dance co, permainan piano oleh Daniel Alexander, dan lantunan flute oleh Ronny Gunawan.


 
Choralboration Concert ini terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dibuka oleh persembahan tarian dengan iringan musik oleh Daniel Alexander dengan Dancing Equator yang merupakan hasil karya Ken Steven dari Kenology No.2. Konser dilanjutkan dengan sesi Aransemen Lagu Rakyat Indonesia yang diawali oleh penampilan Aperto Singers membawakan lagu Tokecang dengan baju adat berwarna-warni serta koreografi yang menarik perhatian para penonton. PSM Unpad kemudian membawakan 4 buah lagu dengan 2 buah lagu male choir serta 2 buah lagu female choir. Terdapat perbedaan dalam kedua penampilan ini, dimana para wanita dari PSM Unpad membawakan lagu yang lebih lembut dan penuh perasaan yaitu O Ina Ni Keke serta Kampuang Nan Jauh di Mato, sedangkan para laki-laki membawakan lagu-lagu yang penuh energi, yaitu Batak Medley serta Cikala Le Pongpong. Penampilan male choir ini juga disisipi berbagai gerakan khas daerah lagu tersebut.

Sesi-sesi berikutnya adalah Aransemen Lagu Pop dan Sesi Paduan Suara Campuran. Riuh dan gelak tawa dari penonton terdengar saat PSM Unpad menampilkan lagu Fajar dan Senja II pada sore hari itu berkat tarian dan penampilan teatrikal yang disisipkan untuk menggambarkan makna lagu tersebut. Konser ditutup dengan penampilan kolaborasi dari PSM Unpad, Aperto Singers, pianis, flutist, dan para penari yang membawakan persembahan lagu Tanah Airku dengan arahan langsung dari Ken Steven.


 
Jaka, salah satu penonton pada konser tersebut, mengungkapkan kekagumannya terhadap konser ini, “Menurut saya, kolaborasi antara Aperto Singers dan PSM Unpad beserta para seniman ini sangat apik! Lagu-lagu yang dibawakan sangat ciamik sehingga membuat penonton benar benar fokus untuk menikmati setiap penampilan dari mereka semua.”
 
Setelah pemberian penghargaan kepada setiap pihak penting yang terlibat dalam konser ini, acara diakhiri dengan sebuah kejutan ulang tahun yang ditujukan kepada Ken Steven oleh seluruh teman-teman penampil. Suasana hangat pun menyelimuti gedung konser Dago Tea House di sore hari tersebut.
 
Salah satu penyanyi muda PSM Unpad dari suara Sopran 1, Vinda Febriyanti, mengungkapkan perasaan gembira atas keterlibatannya dalam acara ini, “Aku sangat senang bisa bernyanyi dengan akang teteh alumni PSM Unpad lintas angkatan, aku jadi bisa belajar banyak hal! Bekerjasama dengan Aperto Singers juga menambah teman dan relasi sesama pegiat paduan suara di Bandung! Lagu-lagu yang dinyanyikan pun sangat berkesan, ya, karena mengandung lirik-lirik kebangsaan dan patriotisme yang menyemangati generasi muda Indonesia untuk terus bersatu dan meneruskan cita-cita luhur, yang tentu saja bertolak belakang dengan situasi saat ini yang gencar akan isu perpecah-belahan.”



Ungkapan tersebut pun diamini oleh penyanyi Tenor PSM Unpad, Eleazar Handoyo. “Memang sangat berkesan! Selama latihan juga Ken Steven seringkali menceritakan seluruh interpretasi dan cerita asal dari karya-karyanya yang kita nyanyikan, agar kita bisa menyanyikannya dengan penghayatan yang pas. Ternyata kak Ken ramah sekali, fun, dan humble!”
 
Arvin Zeinullah selaku konduktor dari PSM Unpad juga mengutarakan perasaannya saat bekerja sama dengan Ken Steven. “Saya excited sekali karena acara ini sangat seru, karya-karyanya Ken Steven pun bagus, dapat menginspirasi dan memperkaya musikalitas dari teman-teman dari PSM Unpad. Aperto juga memiliki genre musik yang berbeda dan itu juga bisa menjadi bahan pengamatan dan diskusi buat teman teman untuk belajar dan mengajarkan dari segi entertainment. Semoga dengan Choralboration ini bisa memperkaya wawasan, menambah kelihaian teknis, dan membuat teman-teman dari PSM Unpad menjadi terus semangat untuk maju!” tambahnya.


 
Tidak hanya keluarga PSM Unpad, Ken Steven juga turut mengungkapkan perasaannya saat bisa bekerja sama dengan PSM Unpad. "PSM Unpad keren! Punya prestasi yang sangat besar, disiplin yang sangat tinggi, dan dari segi musikalitas, segi vokal, PSM Unpad punya keunggulan itu semua. Vokalnya sangat bulat, solid, dan konsisten. Terima kasih untuk nyanyiannya yang indah, dengan gerakannya juga!” seru Ken Steven.
 
Ken Steven juga bercerita bahwa konser ini merupakan konser pertama dari berbagai konser selanjutnya, sebagai sebuah awal untuk perjalanan paduan suara di Indonesia agar bisa lebih maju dan dikenal dalam dunia paduan suara Internasional.


 
“Selama 1-2 tahun ini, saya sudah tidak membuat lagu dalam bahasa Inggris atau bahasa Latin. Saya lebih tertarik untuk membuat lagu-lagu berbahasa Indonesia supaya repertoire kita menjadi kaya. Saya suka menggali potensi-potensi musik daerah Indonesia karena saya bangga dengan keragamannya. Menurut pengalaman saya, sudah banyak sekali paduan suara-paduan suara asing yang menyanyikan lagu Indonesia, bukankah mungkin apabila mereka kelak bisa lebih pandai dalam membungkusnya? Maka dari itu, mari kita nyanyikan lagu Indonesia lebih banyak!” katanya, perihal kegemarannya menggubah lagu-lagu tradisional Indonesia.
 
“Dulu saat saya bersekolah, saya lebih fokus ke musik Asia. Mungkin kalau kondakter lain lebih mengerti tentang musik abad renaissance, romantik, beda halnya dengan saya. Mungkin saat orang bertanya, kenapa komposisinya seperti ini? Kenapa bisa terpikir membuat seperti ini? Saya menciptakan lagu-lagu berbahasa Indonesia karena menurut saya tiap bahasa itu membawa warna suara yang berbeda. Dari logat berbicara, warna suara, dan lainnya. Jadi saya juga ingin membawa dan mengenalkan cara bernyanyi orang Indonesia melalui lagu-lagu ini, agar lebih original.” tutup Ken Steven.
 
(Aysa Novira)

EVENTS


TESTIMONIALS

umar-hadi.jpeg
Umar Hadi Duta Besar RI untuk Korea Selatan - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat menarik. Energi dari penampilan tadi sangat terasa. Dari segi harmonisasi suara yang ditampilkan anggotanya sangat terdengar. Satu hal yang membuat saya semakin salut adalah stamina dari anggota PSM Unpad yang tetap terjaga walaupun mereka menyanyikan banyak lagu. Rupanya hal tersebut telah terasah dari latihan sebelumnya."
aher.jpeg
Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat - "Penampilan PSM Unpad bagus. Mereka dapat menjiwai tiap lagu yang ditampilkan. tetap kompak dan semangat menjalani latihan untuk terus menjadi teladan bagi paduan suara mahasiswa di Indonesia."
rudiantara.jpeg
Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika RI - "Penampilan PSM Unpad tadi sangat berkesan bagi saya. Mereka menampilkan nyanyian disertai dengan gerakan dengan sangat rapih. Tetap semangat untuk berproses bagi PSM Unpad."
imamha.jpeg
Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga - "Penampilan PSM Unpad memang luar biasa. Saya pernah melihat video ketika PSM Unpad berada ke luar negeri, bagi saya sendiri hal itu sangat luar biasa dan jelas membanggakan Indonesia. PSM Unpad memang pantas menjadi juara dalam beberapa kompetisi karena semangatnya, perjuangannya, soliditasnya, dan pengorbanannya. Saya senang sekali dengan penampilan tadi."

konser-tahunan-21-canticum-novum.jpg

TWITTER FEEDS

Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, 40132
Phone: +6285324005478 | E-mail: unpadchoir@yahoo.com