PSM Unpad Pukau Publik Surabaya dalam Melodijo Veselja

oleh Primagung Dary Riliananda


Foto bersama tim penyanyi dan pengiring konser dengan perwakilan Universitas, Sponsor, dan alumni di akhir Konser Jakarta (8/11)

Setelah sukses menggelar konser tahunan ke-19 bertajuk Melodijo Veselja di Jakarta pada dua minggu lalu, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (PSM Unpad) berhasil pukau lebih dari 300 penonton yang memadati Suara Surabaya Centre dalam gelaran kedua konser tersebut di Surabaya pada Sabtu lalu (14/11).
Sebanyak 72 penyanyi ikut serta dalam konser yang dipimpin oleh Arvin Zeinullah selaku konduktor utama dari PSM Unpad. Pertunjukan ini berlangsung selama dua jam dan menampilkan 19 lagu yang terbagi dalam dua sesi. PSM Unpad juga bekerjasama dengan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Airlangga (PSUA) dalam penyelenggaraan konser tersebut.

Suasana Panggung saat Konser Surabaya (14/11)

Konser tersebut merupakan wujud eksistensi PSM Unpad dalam dunia paduan suara dan juga merupakan wadah penyalur aspirasi serta pengembangan kreativitas kemampuan berorganisasi anggota baru PSM Unpad yang diaplikasikan dalam kepanitiaan konser sesuai yang diungkapkan Mario Johan Hartono selaku Ketua Panitia Konser Tahunan ke-19 PSM Unpad.
Sesi pertama konser tersebut banyak diisi oleh lagu classic karya beberapa komponis ternama diantaranya Ambroz Copi dan Josef Karai. Sesi tersebut memiliki beberapa karakteristik yaitu penggunaan bahasa latin dan tempo yang dinamis. Puncaknya dalam lagu De Profundis karya Josef Karai, penonton seakan-akan memasuki ruang gelap yang dipenuhi oleh bisikan dan suara-suara yang bersahutan sesuai dengan makna lagu tersebut yaitu memohon ampun kepada Tuhannya setelah ia terjebak di dalam kegelapan. Penampilan di sesi pertama pun ditutup dengan alunan Omnes Gentes, Plaudite Manibus karya Ambroz Copi.
Konser tersebut kemudian berlanjut ke dalam sesi kedua. Dalam sesi ini, para penonton diajak untuk mengenal musik daerah Basque, yang berada di daerah utara Spanyol melalui alunan lagu Tirikitauki dan Oihu Hau karya komponis Spanyol David Azurza. Materi lagu dalam sesi kedua sedikit lebih ringan daripada sesi pertama dengan adanya beberapa lagu beraliran pop seperti Slap That Bass karya George Gershwin dan I Follow The Sun yang merupakan salah satu lagu dari band legendaris The Beatles. Selain itu, para penonton juga dihibur oleh alunan piano dan dentuman lembut contra bass yang dimainkan pianis Zsaskia Shabrina dan contrabassist Hans Liawan Sanjaya. Konser ini ditutup dengan lantunan O Salutaris Hostia serta dua lagu Indonesia Lukisan Tanah Air dan Soleram. Dukungan kualitas akustik yang baik di dalam ruangan tersebut membuat suara-suara yang dihasilkan menjadi sangat jelas dan indah membahana.


Suasana dan interaksi hangat antara tim konser dengan penonton setelah berakhirnya konser Surabaya

Ibnu Ismail selaku alumnus PSM Unpad yang hadir dalam konser tersebut menjelaskan, Para penyanyi sudah menampilkan dengan baik walaupun lagu-lagu tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. “Mereka berusaha untuk terus meningkatkan kualitas suara dan penampilan PSM Unpad agar dapat bernyanyi sesuai standar yang ditetapkan oleh konduktor,” ujarnya.
Senada dengan Ibnu, Fauzan Maghribi, penonton konser tersebut menjelaskan, PSM Unpad berhasil membawakan lagu-lagu tersebut dengan baik. “Cara PSM Unpad membawakan lagu tersebut asyik, penonton bisa merasakan makna lagu yang dinyanyikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ageng Pujarachman selaku perwakilan dari pihak PSUA memaparkan kesan positif yang didapat dari konser beberapa waktu lalu. Menurutnya, selalu ada kesan tersendiri di setiap lagu yang dibawakan. “Lagu-lagu yang dipilih memang menarik dan menyenangkan, para penonton pun tidak merasa bosan di setiap sesinya,” paparnya.
Ia juga menambahkan harapan dari kerjasama antara PSM Unpad dan PSUA yang sudah berjalan selama lima tahun tersebut. “Semoga kerjasama ini akan berlangsung secara terus menerus dan rutin dan berlanjut dalam beberapa program lainnya layaknya studi banding sebagai ajang sharing pengalaman ataupun konser kolaborasi sehingga dapat memperkuat kerjasama yang memang sudah terjalin sejak 2010 lalu,” tambahnya.
 

EVENTS


TESTIMONIALS

arina-mocca.jpg
Arina "Mocca" Musisi Indonesia, Vokalis Band Mocca - "Saya adalah salah satu penggemar paduan suara dari kecil karena memang waktu kecilnya mulai nyanyi dari paduan suara. PSM Unpad ini sepertinya salah satu kebanggaan juga. Saya sangat suka dengan harmonisasinya, suaranya terdengar sangat merdu, aransemen lagu-lagunya juga oke, pokoknya saya sangat salut sekali atas kekompakannya, maju terus PSM Unpad!"
prof-tri.jpg
Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr. Rektor Universitas Padjadjaran ke-11 - "PSM Unpad selama ini sudah menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa yang bereputasi mempunyai karakter yang kuat, memberikan kontribusi untuk nama baik Universitas Padjadjaran. Semoga PSM Unpad dapat terus meningkatkan prestasinya, dan lebih inklusif."
simon-hasley.jpg
Simon Hasley Principal Conductor of Rundfunkchor Berlin - "Well, when I first met this choir last night, I loved the energy and the sparkly eyes. It was such a friendly room. So this is like being very good professional musician. And professional musician always have remembered to love the music, and students (Unpad Choir) can aspire to the best professional standard."
Testimonial - Agus Martowardojo
Agus Martowardojo Gubernur Bank Indonesia ke-16 - "Saya sudah kenal PSM Unpad sejak 20 tahun lalu dan sama baiknya dengan yang sekarang."

434217.jpg

TWITTER FEEDS

Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, 40132
Phone: +6285324005478 | E-mail: unpadchoir@yahoo.com