Tampil dengan Tiga Musisi Dunia, PSM Unpad Pukau Penonton


Foto bersama Paduan Suara Mahasiswa Unpad dengan tim Paduan Suara Kolaborasi Parahyangan Classical Music Festival 2015

Musik bisa dinikmati kapan saja, oleh siapa saja, dan di mana saja. Saat musik dihadirkan di panggung terbuka, penonton dapat memperoleh rasa puas yang berlipat ganda. Salah satu acara yang dapat memuaskan penggemar musik untuk menikmati alunan nada di panggung terbuka yaitu Parahyangan Classical Music Festival (PCMF) 2015 yang diselenggarakan di Bale Pare, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Jawa Barat, pada akhir pekan kemarin.
Dalam festival tersebut, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Padjadjaran tampil bersama beberapa musisi dunia. Sebanyak 12 penyanyi PSM Unpad dilibatkan dalam festival musik klasik yang diadakan satu kali dalam setahun tersebut.
Musisi dunia yang tampil di acara tersebut antara lain konduktor Gerd Müller-Lorenz, pianis Stephan Rahn, pemain selo Oliver Mascarenhas. Musisi Indonesia pun unjuk gigi dalam acara tersebut, diantaranya yaitu pianis Alfred Sugiri dan Christine Utomo, dan pemain biola Iskandar Widjaja. PSM Unpad juga berkolaborasi dengan beberapa kelompok orkestra dan paduan suara dari universitas lain di Bandung.
Penampilan PSM Unpad diawali di hari pertama (6/6) dengan membawakan lagu “Tanah Airku” karya Ibu Sud, dilanjutkan dengan “Bengawan Solo” karya komponis Gesang. Lalu di hari kedua (7/6) PSM Unpad membawakan satu lagu “Medley Lagu Perjuangan.”
Menurut Adriati Satya Wardhani, anggota tim PSM Unpad yang ikut serta dalam festival tersebut, keseluruhan acaranya bagus dan menarik bagi orang awam. “Tema open air classical concert yang diusung oleh panitia memang berjalan lancar. Adanya pemusik handal dari dalam negeri maupun luar negeri yang diundang oleh panitia juga makin menarik khalayak untuk datang ke festival tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi PSM Unpad dengan paduan suara lainnya juga memberikan hal yang baru. “Kolaborasi dari beberapa paduan suara lain di bandung membuat kita dapat mengenal dan berbagi beberapa hal yang berhubungan dengan musik dan paduan suara,” tambahnya.
Tak hanya pertunjukan musik, Parahyangan Classical Music Festival 2015 juga menggelar workshop mengenai beberapa hal tentang musik yang sangat menguntungkan bagi pemusik pemula. Mereka beroleh ilmu berharga dari musisi senior, seperti workshop Woodwind oleh Ensemble Trielen. Selain menghadirkan seniman klasik kelas dunia, festival ini juga mengangkat budaya tradisional Sunda dengan mengundang Saung Angklung Udjo dalam festival tersebut. (primagung)
 

EVENTS


TESTIMONIALS

arina-mocca.jpg
Arina "Mocca" Musisi Indonesia, Vokalis Band Mocca - "Saya adalah salah satu penggemar paduan suara dari kecil karena memang waktu kecilnya mulai nyanyi dari paduan suara. PSM Unpad ini sepertinya salah satu kebanggaan juga. Saya sangat suka dengan harmonisasinya, suaranya terdengar sangat merdu, aransemen lagu-lagunya juga oke, pokoknya saya sangat salut sekali atas kekompakannya, maju terus PSM Unpad!"
prof-tri.jpg
Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr. Rektor Universitas Padjadjaran ke-11 - "PSM Unpad selama ini sudah menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa yang bereputasi mempunyai karakter yang kuat, memberikan kontribusi untuk nama baik Universitas Padjadjaran. Semoga PSM Unpad dapat terus meningkatkan prestasinya, dan lebih inklusif."
simon-hasley.jpg
Simon Hasley Principal Conductor of Rundfunkchor Berlin - "Well, when I first met this choir last night, I loved the energy and the sparkly eyes. It was such a friendly room. So this is like being very good professional musician. And professional musician always have remembered to love the music, and students (Unpad Choir) can aspire to the best professional standard."
Testimonial - Agus Martowardojo
Agus Martowardojo Gubernur Bank Indonesia ke-16 - "Saya sudah kenal PSM Unpad sejak 20 tahun lalu dan sama baiknya dengan yang sekarang."

434217.jpg

TWITTER FEEDS

Jalan Dipati Ukur No 35 Bandung, 40132
Phone: +6285324005478 | E-mail: unpadchoir@yahoo.com